ankim

Teknologi & Rekayasa

tkj

Teknologi Informasi & Komunikasi
 

Kepariwisataan

Bisnis & Manajemen

Gorontalo - Untuk lebih mengenalkan organisasi DJKN khususnya KPKNL Gorontalo kepada masyarakat umum di antaranya generasi muda usia sekolah menengah atas, KPKNL Gorontalo menyelenggarakan kegiatan “KPKNL Gorontalo goes to school”. Hal ini merupakan langkah konkrit dari program DJKN goes to public yang selama ini digalakkan. Adapun sekolah yang dipilih adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Gorontalo dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Gorontalo.

 

 

Sebagai lokasi pertama, Pada hari Senin tanggal 3 Nopember 2014 tim KPKNL Gorontalo goes to school  bergerak menuju SMKN 1 Gorontalo. Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 100 siswa ini diawali dengan sambutan dari pihak SMKN 1 Gorontalo. Dalam sambutannya Zulkarnaen yang mewakili Kepala SMKN 1 Gorontalo menyampaikan rasa terima kasih atas terpilihnya sekolah ini sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan KPKNL Gorontalo goes to school. Zulkarnaen berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan siswa tentang organisasi DJKN. Sebelum masuk pada materi, para siswa diajak untuk menyaksikan video profil KPKNL Gorontalo. Selanjutnya penyampaian materi oleh Yulianto, Kepala Seksi Hukum dan Informasi KPKNL Gorontalo. Adapun materi yang disampaikan yaitu sejarah singkat berdirinya KPKNL Gorontalo, struktur organisasi, tugas dan fungsi, visi dan misi, serta gambaran umum mengenai seksi-seksi yang ada di KPKNL Gorontalo.

 

Berikutnya materi tentang Kekayaan Negara oleh Gidion Aritonang pelaksana Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara. Dalam materi ini para siswa diberikan penjelasan mengenai pengertian kekayaan negara, kategori kekayaan negara serta jumlah kekayaan negara. Materi dibawakan dengan bahasa yang ringan dan disesuaikan dengan tingkatan umur para siswa agar menarik dan mudah dipahami. Hal ini terlihat dari antusias para siswa dalam mengajukan pertanyaan diakhir penyampaian materi. Begitupun pada saat penyampaian materi lelang oleh Hamza Novi Ibrahim pelaksana Seksi Pelayanan Lelang sekaligus Pejabat Lelang. Dalam materinya Hamza menjelaskan mengenai sejarah lelang, jenis-jenis lelang dan alur pelaksanaan lelang.

 

Di akhir pemaparan mengenai materi lelang dilaksanakan simulasi lelang. Dalam simulasi lelang yang bertindak sebagai Pejabat Lelang adalah Gidion Aritonang didampingi oleh Mohamad Abdul Rochim selaku Pejabat Penjual serta seluruh siswa sebagai peserta lelang. Adapun barang yang dilelang adalah tas ransel (harga limit Rp. 20.000), tas kecil (harga limit Rp. 15.000, flash disk 4 GB (Rp. 15.000) dan kaos olahraga (harga limit Rp. 10.000) dengan uang jaminan Rp. 5.000. Kemeriahan terjadi pada saat pelaksanaan simulasi lelang. Para siswa selaku peserta lelang terlibat persaingan sengit untuk mendapatkan barang yang diinginkan. Teriakan dan tepuk tangan para siswa bergemuruh setiap Pejabat Lelang menetapkan pemenang lelang dari barang-barang tersebut yaitu untuk 1 buah tas ransel terjual dengan harga Rp. 25.000, kaos olahraga terjual dengan harga Rp. 65.000, Flash Disk  4 GB terjual dengan harga Rp. 32.000 dan tas kecil terjual dengan harga Rp. 15.000. Di akhir simulasi lelang, barang-barang yang dilelang diserahkan kepada para pemenang lelang.

 

Di sinilah terjadi hal lucu dimana Yunita siswi yang ditunjuk sebagai pemenang lelang Kaos Olahraga menangis karena tidak sanggup membayar harga lelang sesuai dengan yang telah ditetapkan. Melihat hal tersebut Pejabat Lelang langsung mengumumkan bahwa seluruh pemenang lelang mendapatkan barang yang dilelang dengan gratis. Hal ini langsung mengejutkan seluruh siswa sehingga terlihat raut wajah penyesalan dari beberapa siswa yang tidak ikut menawar dalam simulasi lelang. Sebaliknya para siswa yang ditunjuk sebagai pemenang sangat senang karena bisa membawa pulang barang yang diinginkan secara cuma-cuma. KPKNL Gorontalo goes to school  di SMKN 1 Gorontalo berakhir dan ditutup dengan penyerahan plakat kenang-kenangan dari pihak KPKNL Gorontalo kepada pihak SMKN 1 Gorontalo serta foto bersama.

 

Tim KPKNL Gorontalo goes to school selanjutnya berkunjung ke MAN Insan Cendekia Gorontalo pada hari Senin 10 Nopember 2014. Sebagai informasi, MAN Insan Cendekia ada  sekolah yang pada awalnya didirikan oleh B.J. Habibie (Presiden R.I ke-3). MAN Insan Cendekia merupakan sekolah unggulan di Gorontalo bahkan di Indonesia yang memiliki siswa-siswi berprestasi diantaranya menjuarai berbagai olimpiade sains tingkat nasional maupun internasional.

 

Kegiatan kali ini diikuti oleh lebih dari 50 siswa-siswi MAN Insan Cendekia Gorontalo Kelas X dan XI. Diawali dengan sambutan oleh Kepala MAN Insan Cendekia Gorontalo Dr. H. Joko Miranto. Joko menyampaikan bahwa kegiata KPKNL Gorontalo goes to school sejalan dengan program MAN Insan Cendekia dalam hal pengenalan berbagai macam profesi kepada para siswa sehingga setelah lulus siswa dapat memilih pendidikan apa yang harus diambil salah satunya jika ingin menjadi pegawai di Kementerian Keuangan.
Seperti pada kegiatan sebelumnya, rangkaian acara diawali dengan pemutaran video profil, dilanjutkan dengan penyampaian materi secara umum oleh Yulianto, materi Kekayaan Negara oleh Akhmad Taupikur Rahman dan materi mengenai Lelang oleh Hamza Novi Ibrahim. Yang berbeda kali ini siswa-siswi di MAN Insan Cendekia lebih berani untuk bertanya dan mengungkapkan hal-hal yang mereka kurang pahami, salah satunya tentang keuntungan mengikuti acara tersebut bagi mereka.

 

Acara dilanjutkan simulasi lelang dengan item barang, harga limit, serta uang jaminan yang sama dengan kegiatan KPKNL Gorontalo goes to school sebelumnya di SMKN 1 Gorontalo. Simulasi lelang berjalan dengan menarik dan meriah, setiap siswa berkompetisi mengangkat bidding card untuk mendapatkan barang yang diinginkan. Dibandingkan dengan pelaksanaan sebelumnya, barang-barang yang dilelang terjual dengan harga yang lebih tinggi yaitu tas ransel Rp. 101.000, kaos olahraga Rp. 145.000 dan flash disk 4gb Rp. 49.000. Kegembiraan para siswa pemenang lelang pun bertambah ketika mengetahui barang-barang tersebut diberikan secara gratis. Acara ditutup dengan penyerahan plakat dan foto bersama. Berakhirlah rangkaian kegiatan “KPKNL Gorontalo Goes To School 2014”.


Leave your comments

Post comment as a guest

0

People in this conversation

  • Guest - Jike

    Being in NYC is such a huge reminder of the need for a great everyday bag. I have plenty of replica michael kors bags that work well for NYC life and have found that a great light-weight tote is a must-have if you are on the move often. It’s easy to pack your daily essentials and if you’re like me, you carry a bit more than needed. Sometimes when I have a long day, my tote bag has a smaller bag inside to take to a meeting later and even a change of cheap football shirts.
    While the Louis Vuitton Neverfull is probably one of the most sought after options when it comes to an everyday tote, many brands have similar options. I stumbled upon the replica gucci and it grabbed my attention.

    0 Like Short URL:

Pengunjung

We have 32 guests and no members online

Schoolmedia

 

DitpSMK

Kemendikbud

kemendikbud

Pemkot Gorontalo

   ALAMAT
  
   Jalan Ternate, Kota Gorontalo
   Provinsi Gorontalo - 96125
  TELEPON
 

  (0435) 822313-822772

  EMAIL
 

  smkn1gorontalo@yahoo.co.id