ankim

Teknologi & Rekayasa

tkj

Teknologi Informasi & Komunikasi
 

Kepariwisataan

Bisnis & Manajemen

ADIWIYATA MANDIRI adalah penghargaan bergengsi di bidang lingkungan hidup yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia kepada Sekolah yang dinilai telah mampu mengaktualisasikan budaya lingkungan di semua aspek kegiatan sekolah dalam rangka meningkatkan peran warga sekolah dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup guna menunjang pembangunan yang berkelanjutan dan juga telah berhasil membina sekolah imbas agar turut serta membudayakan ramah lingkungan dan melestarikan lingkungan sekolah sebagai wahana belajar yang aman, nyaman dan menyenangkan.

Sudah seharusnya sekolah dijadikan motor penggerak untuk menumbuhkan pendidikan berbasis lingkungan. Tentunya metode-metode pengajarannya disesuaikan dengan sistem yang sudah ada di sekolah, jelas Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Gorontalo usai membuka sosialisasi dan pembinaan program Adiwiyata tahun 2017 pada pertemuan di ruang guru beberapa waktu yang lalu. Untuk tahun ini, SMK Negeri 1 Gorontalo sudah diajukan ke pusat untuk mengikuti perlombaan kegiatan satu ini. Sebagai salah satu program kompetisi sekolah peduli dan berbudaya lingkungan tingkat nasional ini, salah satu tujuan Adiwiyata tak lain untuk mengurangi dampak negatif efek kerusakan lingkungan di masa mendatang.

Keinginan SMK Negeri 1 Gorontalo menuju sekolah Adiwiyata Mandiri tak lepas dari komitmen sekolah untuk mengimplementasi kepedulian dan budaya lingkungan di sekolahnya. Memang secara fisik tak ada yang beda ditemukan di sekolah tersebut, tapi bila ditelusuri ke dalam ternyata ada yang menarik ditemukan. Saat ini siswa SMK Negeri 1 Gorontalo kurang mampu mendaur ulang limbah-limbah plastik seperti bungkus-bungkus permen, gelas bekas minuman, dan lainnya. Limbah itu dibiarkan lalu berakhir di tempat pembuangan akhir lalu dibakar, tentu saja sedikit banyak asap yang keluar dari pembakaran sampah tersebut mengganggu aktivitas di sekitarnya. Maka tugas sekolah kedepan adalah menumbuhkan kreativitas siswa untuk menjadikan limbah2 yang ada didaur ulang menjadi bermanfaat. Kesadaran siswa juga masih kurang dalam hal membuang sampah, kepedulian terhadap tanaman disekitarnya belum pernah tersentuh oleh siswa sepenuhnya. Kesadaran Bapak Ibu guru juga menjadi perhatian Bapak Kepala Sekolah, dimana masih ada beberapa Bapak guru yang merokok di sembarang tempat. Kedepan akan diberikan ruangan khusus (smooking area) dan juga sudah terpasang slogan-slogan dilarang merokok di area pendidikan SMK Negeri 1 Gorontalo. Dan ada 3 B yang menjadi semboyan untuk menuju sekolah adiwiyata mandiri 2017, yaitu Be Clean, Be Green dan Be Smart.

Ada empat indikator dalam penilaian Adiwiyata, yakni pengembangan kebijakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, pengembangan budaya peduli lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, pengembangan kegiatan berbasis partisipatif. Lalu, pengembangan dan pengelolaan sarana pendukung sekolah. Nah, sebagai sekolah yang paling besar dan paling tua di Gorontalo, apakah SMK Negeri 1 Gorontalo mampu mewujudkan sekolah Adiwiyata Mandiri pada tahun 2017 ini? Jawabannya ada pada diri kita sendiri, jika hati kita mau bergerak untuk peduli dengan lingkungan, maka tidak ada yang tidak mungkin. Jika penghargaan Adiwiyata Mandiri sudah kita dapatkan itupun tidak hanya atasan saja yang bergerak lalu mendapatkan poin plus, karena semua ini tidak lepas dari kerjasama berbagai pihak jadi semua pihak berhak mendapatkan poin plus dari program ini. Mari kita laksanakan apa saja yang menjadi kewajiban kita untuk mewujudkan sekolah kita menjadi sekolah Adiwiyata Mandiri 2017.

Intinya menumbuhkan karakter peduli lingkungan adalah yang utama bagi semua elemen sekolah, penghargaan pasti akan datang dengan sendirinya.

 

 

 

 

 


Leave your comments

Post comment as a guest

0

People in this conversation

  • Guest - aahyd

    Regardez le magnétisme est de compter sur le mouvement du fer doux à l'intérieur de la coque pour atteindre. Avec le développement de la technologie de tabulation maintenant, une fois que la réclame Rolex MILGAUSS 1000 niveau antimagnétique gaussienne, dans la coque interne en fer doux, et l'utilisation de nouvelle arachnéenne de niobium bleu amagnétique Parachrom, a grandement amélioré la capacité anti-magnétique, bien plus de 1000 gauss. Il existe des données inférées, y compris l'utilisation de la coque intérieure en fer doux de la Rolex MILGAUSS peut effectivement atteindre au moins 7000 niveau magnétique gaussienne . l'Replique Omega Montres en utilisant un nouveau concept de coque anti-magnétique, ne pas utiliser le fer doux anti-magnétique interne, mais le mouvement des éléments clés de tous les matériaux non magnétiques. Omega à Zhen mouvement coaxial en utilisant Si 14 Gossamer non magnétique, l'équilibrage des roues amortisseurs sont en métal liquide. Il est également très facile à accepter l'arbre de roue de balancier magnétique et de l'arbre sont faits de matériaux non magnétiques. Omega nouveau concept anti-magnétique permet à la montre avec une forte ABIL anti-magnétique ité en même temps, mais aussi l'utilisation de la couverture fond transparent, replique montre fenêtre du calendrier de disque. L'utilisation de la coque intérieure en fer doux de la table anti-magnétique traditionnelle non seulement par la fin, ne peut pas composer la fenêtre, et l'axe du pointeur pour faire très bien. l'utilisation de matériaux non-magnétiques en Omega magnétique de mouvement coaxial Zhen est extrêmement élevé, la force réelle beaucoup plus que 15 000 gauss.

    0 Like Short URL:

Pengunjung

We have 97 guests and no members online

Schoolmedia

 

DitpSMK

Kemendikbud

kemendikbud

Pemkot Gorontalo

   ALAMAT
  
   Jalan Ternate, Kota Gorontalo
   Provinsi Gorontalo - 96125
  TELEPON
 

  (0435) 822313-822772

  EMAIL
 

  smkn1gorontalo@yahoo.co.id